Benarkah Merokok Bisa Membuat Tubuh Jadi Kurus
Benarkah Merokok Bisa Membuat Tubuh Jadi Kurus

Benarkah Merokok Bisa Membuat Tubuh Jadi Kurus ?

By - On 5 December 2017 - Categories : Kesehatan

Banyak orang yang merokok untuk menurunkan berat badan, karena katanya merokok membuat saya kurus. Namun, apakah ini benar? Atau jangan merokok malah membuat berat badanmu naik? Simak mitos dan fakta tentang merokok dan penambahan berat badan.

Berat badan Anda ditentukan oleh keseimbangan antara asupan kalori Anda dan jumlah energi yang Anda keluarkan. Jika seimbang, berat badan Anda sangat ideal. Nah, salah satu efek samping dari merokok adalah nafsu makan yang menurun.

Menurut sebuah penelitian di The American Journal of Clinical Nutrition, tubuh kurus perokok diperoleh karena biasanya menekan nafsu makan dengan merokok. Alih-alih ngemil dan makan, banyak orang sengaja memilih untuk merokok saja. Dengan begitu, asupan kalori yang diterima lebih rendah dibanding mereka yang tidak merokok.

Tapi kalau perokok tetap tidak mengurangi porsi atau asupan kalori makanannya, dia tidak akan kurus. Masalahnya, berapa efek nikotin dalam rokok untuk menekan nafsu makan bervariasi di tubuh semua orang. Karena itu, Anda harus mulai meninggalkan pola pikir bahwa merokok membuat saya kurus.

Lantas, mengapa orang yang merokok tubuh kurus? Kandungan nikotin pada rokok tembakau juga mengganggu kadar hormon dalam tubuh. Padahal nafsu makan manusia diatur oleh hormon. Karena itu, merokok bisa mempengaruhi nafsu makan Anda.

Inilah sebabnya mengapa beberapa penelitian mencatat bahwa orang yang merokok cenderung memiliki skor BMI (body mass index) lebih rendah daripada orang yang tidak merokok.

Namun, merokok bukanlah diet atau metode penurunan berat badan dianjurkan jika Anda ingin memiliki berat badan ideal. Apalagi risiko kesehatan merokok tidak sebanding dengan kehilangan beberapa kilogram pada timbangan.

Meski begitu, merokok justru bisa membuat Anda bertambah gemuk. Bagaimana bisa?

Meskipun merokok bisa memiliki efek penurunan nafsu makan, ini mungkin tidak berlaku untuk setiap perokok. Pasalnya, sejumlah penelitian menunjukkan perokok berat lebih rentan terhadap obesitas atau kelebihan berat badan.

Menurut penelitian di jurnal Obesity, kebiasaan merokok mengganggu selera Anda di mulut. Akibatnya, saat Anda makan atau minum, Anda tidak bisa menikmati cita rasa makanan seperti dulu. Anda tergoda untuk menambahkan rasa, seperti gula. Padahal kandungan gula berlebih akan tersimpan sehingga cadangan lemak dalam tubuh. Ini akan membuat Anda bertambah gemuk.

Selain itu, sejumlah penelitian membuktikan bahwa perokok cenderung lebih mudah memilih makanan berkalori tinggi seperti makanan gorengan dan junk food. Ditambah lagi fakta bahwa banyak perokok kurang berolahraga serta kurang asupan nutrisi dari sayuran dan buah-buahan. Hal ini akhirnya membuat perokok rentan terhadap kelebihan berat badan.

Jadi, pikirkan lagi apakah Anda ingin merokok karena menurunkan berat badan. Selain tidak dijamin menjadi kurus, berat badan Anda justru bisa meningkat karena itu.

Anda lebih baik fokus untuk menjalani gaya hidup yang lebih aman dan lebih sehat. Ada banyak cara sehat lainnya yang bisa Anda capai untuk mencapai berat badan ideal, misalnya dengan berhenti merokok, berolahraga, menjaga pola makan sehat, dan cukup tidur.

Artikel Kesehatan - Benarkah Merokok Bisa Membuat Tubuh Jadi Kurus ?, is Posted Under Tags: , By admin | 4.5

Leave a Reply

Leave a Response